Estimasi Biaya Pengiriman
Rp14.800 - Rp21.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Pemilihan spesifikasi adalah krusial dan harus merujuk pada buku manual servis (OEM manual) setiap unit. Perhatikan standar yang dibutuhkan, seperti DEXRON, MERCON, atau spesifikasi khusus CVTF (misalnya NS-2/NS-3). Kesalahan spesifikasi dapat menyebabkan selip (slip), panas berlebih, dan kerusakan komponen transmisi. Pastikan supplier menyediakan Technical Data Sheet (TDS) untuk verifikasi.
Interval penggantian sangat bergantung pada beban kerja unit. Untuk operasional berat (kondisi stop-and-go atau beban angkut berat), intervalnya lebih pendek, seringkali antara 40.000 hingga 60.000 km. Berbeda dengan penggunaan normal yang bisa mencapai 80.000 km. Selalu utamakan rekomendasi pabrikan (OEM) dan kondisi aktual fluida.
Minyak transmisi ini dirancang khusus untuk transmisi otomatis konvensional. Fokus utamanya adalah memberikan koefisien friksi yang presisi agar clutch pack dapat mengunci (lock-up) dan melepas dengan halus tanpa selip berlebih. ATF juga harus memiliki stabilitas termal tinggi untuk menahan panas. Standar umumnya seperti DEXRON (dari General Motors) atau MERCON (dari Ford).
Minyak transmisi ini diformulasikan untuk kebutuhan unik CVT. Fungsi utamanya adalah menyediakan koefisien friksi steel-on-steel yang sangat tinggi antara sabuk baja dan pulley. Ini krusial untuk mencegah selip sabuk, yang merupakan kegagalan umum CVT. CVTF modern (seperti spesifikasi NS-2, NS-3) juga memiliki viskositas lebih rendah untuk efisiensi bahan bakar.
Digunakan pada transmisi manual. Fokusnya adalah perlindungan anti-wear untuk roda gigi dan kompatibilitas dengan synchronizer rings (syncromesh) yang biasanya terbuat dari yellow metal (kuningan/perunggu). Standar umumnya adalah API GL-4.
Minyak transmisi hibrida yang melayani dua kebutuhan: pelumasan roda gigi (seperti MTF) dan aktuasi hidrolis serta pendinginan dual-clutch (bisa basah atau kering).
Dirancang untuk alat berat (heavy equipment) seperti dozer atau loader yang menggunakan transmisi powershift. Fluida ini harus memenuhi spesifikasi ketat seperti Caterpillar TO-4. Spesifikasi ini menuntut perlindungan keausan ekstrem, kontrol friksi superior untuk clutch berenergi tinggi, dan ketahanan oksidasi berat.
Dalam terminologi industri, AT (Automatic Transmission) dan CVT (Continuously Variable Transmission) adalah dua sistem berbeda yang menuntut spesifikasi fluida unik.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami







